BeritaHarian.co.id memandang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai teknologi yang dapat membantu meningkatkan efektivitas kerja media, tetapi bukan pengganti tanggung jawab jurnalistik manusia.
Prinsip Utama
Penggunaan AI di lingkungan BeritaHarian.co.id berpegang pada prinsip:
Human Responsibility.
Setiap produk jurnalistik yang diterbitkan tetap berada di bawah tanggung jawab redaksi.
AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pekerjaan seperti pengolahan data, transkripsi, penerjemahan, riset awal, pengembangan ide, optimasi teknis, pengelompokan informasi, dan bantuan penyuntingan.
Penggunaan AI tidak menghilangkan kewajiban redaksi untuk melakukan verifikasi terhadap fakta, data, nama, angka, kutipan, sumber, maupun informasi penting lainnya.
AI Tidak Boleh Menjadi Sumber Fakta Tunggal
Informasi yang dihasilkan sistem AI tidak otomatis dianggap sebagai fakta.
Informasi faktual yang diperoleh melalui AI harus diverifikasi menggunakan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan sebelum digunakan dalam produk jurnalistik.
Kutipan dan Narasumber
BeritaHarian.co.id tidak membenarkan penggunaan AI untuk menciptakan kutipan palsu, narasumber fiktif, atau pernyataan yang seolah-olah disampaikan seseorang padahal tidak pernah disampaikan.
Gambar dan Konten Sintetis
Gambar atau materi visual yang dibuat atau dimodifikasi secara substansial menggunakan teknologi generatif dapat diberikan keterangan sebagai ilustrasi atau konten berbantuan AI apabila diperlukan untuk mencegah kesalahpahaman pembaca.
Teknologi AI tidak digunakan untuk menciptakan visual yang secara menyesatkan menggambarkan seseorang melakukan atau mengalami peristiwa nyata yang tidak pernah terjadi.
Keputusan Editorial
Keputusan mengenai kelayakan publikasi, sudut pemberitaan, verifikasi, koreksi, serta pertanggungjawaban produk jurnalistik tetap berada pada redaksi manusia.
BeritaHarian.co.id akan terus memperbarui kebijakan ini mengikuti perkembangan teknologi, praktik jurnalistik, regulasi, dan pedoman pers yang berlaku.





