Mahasiswa Asal Karimun Desak Pemda kabupaten Karimun Prioritaskan Putra Daerah Dalam Dunia Kerja

Apr 22, 2025 - 13:31
 0
Mahasiswa Asal Karimun Desak Pemda kabupaten Karimun Prioritaskan Putra Daerah Dalam Dunia Kerja

Beritaharian.co.id, Karimun – Kekhawatiran terhadap rendahnya keterlibatan putra daerah dalam dunia kerja di Kabupaten Karimun kembali mencuat. Kali ini, suara datang dari kalangan mahasiswa yang menilai pemerintah daerah belum optimal dalam memperjuangkan hak masyarakat lokal untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah sendiri.

Muhammad Adib, Mahasiswa asal Kabupaten Karimun yang sedang menempuh pendidikan di Pekanbaru, Riau, menyuarakan harapannya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun agar segera mengambil langkah nyata dalam memperjuangkan prioritas tenaga kerja lokal.

“Saya melihat begitu banyak anak muda Karimun yang punya potensi dan kemampuan, namun sayangnya kesempatan itu sering kali diambil oleh tenaga kerja dari luar. Ini menjadi keprihatinan bersama. Sebagai putra daerah, kami tentu ingin melihat kampung halaman kami berkembang, dan salah satu caranya adalah dengan memberdayakan masyarakat lokal terlebih dahulu,” ungkap Muhammad Adib, mahasiswa Fakultas Teknik  Universitas Muhammadiyah Riau, saat diwawancarai via sambungan telepon, Senin (21/4/2025).


Menurut Adib, masuknya perusahaan-perusahaan besar ke Karimun seharusnya dibarengi dengan kewajiban moral dan sosial untuk merekrut warga setempat terlebih dahulu, sesuai dengan kapasitas dan potensi yang dimiliki.


“Saya berharap Pemerintah Daerah tidak hanya menjadi fasilitator, tapi juga menjadi pengawal yang memastikan bahwa perusahaan benar-benar memberikan ruang bagi masyarakat Karimun. Buat regulasi yang tegas, awasi pelaksanaannya, dan berikan sanksi jika ada pelanggaran. Kami tidak anti-pendatang, tapi kami ingin keadilan bagi masyarakat Karimun,” tegasnya.

Adib menambahkan bahwa keberpihakan kepada masyarakat lokal bukanlah bentuk diskriminasi, melainkan langkah strategis dalam membangun daerah secara berkelanjutan, terutama dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

“Saya yakin banyak anak muda Karimun yang siap bersaing, tinggal bagaimana pemerintah memberi peluang yang adil. Jika bukan kita yang mengangkat daerah sendiri, siapa lagi?” tutupnya.

Pernyataan ini menambah daftar panjang desakan dari berbagai kalangan agar Pemerintah Kabupaten Karimun segera merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang berpihak kepada putra daerah, demi terciptanya keadilan dan kesejahteraan yang merata.***red/rls