Panwas Kecamatan Binawidya Gelar Bimtek Kedua untuk Penguatan Kapasitas PTPS
Beritaharian.co.id, Pekanbaru – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kecamatan Binawidya kembali menggelar bimbingan teknis (bimtek) kedua guna memperkuat kapasitas bagi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di wilayah Kecamatan Binawidya. Acara ini berlangsung di Aula Kampus Pelita Indonesia pada Minggu (17/11/2024).
Kegiatan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PTPS dalam menjalankan tugas pengawasan selama pemilu, terutama menjelang Pemilihan 2024.
Pelatihan ini dihadiri 96 para pengawas TPS dari seluruh kelurahan di Kecamatan Binawidya.
Dalam sambutannya, Ketua Panwas Kecamatan Binawidya, Andre Nusia, ST, menekankan pentingnya pelatihan ini untuk memastikan proses pemilihan berjalan dengan jujur, adil, dan transparan. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para peserta dalam mengikuti bimtek.
"Tugas PTPS sangat krusial dalam menjaga integritas pemilu. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pengawas untuk menjalankan tugas dengan lebih profesional, teliti, dan berintegritas," ujar Andre Nusia.
Selain Andre, Angga Pratama, SH, Sekretariat Bawaslu Kota Pekanbaru, juga menyampaikan pentingnya peran PTPS dalam menjaga integritas Pilwako Pekanbaru. Angga mengungkapkan bahwa Pilwako Pekanbaru menaruh harapan besar kepada PTPS untuk menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"PTPS diharapkan bisa menjalankan tugas pengawasan dengan baik sesuai dengan aturan yang ada. Ini penting demi menjaga kelancaran dan kejujuran dalam proses pemungutan suara," ujarnya.
Angga juga menjelaskan alasan diadakannya Bimtek sebanyak dua kali. Menurutnya, hal ini bertujuan agar PTPS benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab PTPS di hari pencoblosan.
"Pada hari pencoblosan nanti, pasti akan ada berbagai persoalan yang harus diselesaikan oleh PTPS. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa PTPS sudah paham betul dengan materi yang disampaikan dalam Bimtek ini," tambahnya.
Edward,SS,M.IP, yang merupakan pemateri pembekalan terhadap para peserta, menjelaskan bimtek kali ini difokuskan pada pemahaman regulasi pemilihan, penanganan pelanggaran pemilihan, serta teknik pelaporan yang akurat. Selain itu, peserta juga diberikan simulasi mengenai berbagai potensi permasalahan yang bisa terjadi di TPS, serta cara penyelesaiannya secara tepat dan cepat.
Acara berlangsung dengan interaktif, di mana peserta aktif berdiskusi dan bertanya mengenai berbagai situasi yang mungkin terjadi di lapangan. Hal ini bertujuan agar para pengawas lebih siap dalam mengantisipasi segala bentuk pelanggaran pemilu yang mungkin terjadi pada hari pemungutan suara.