Sampah Berserakkan, Tanaman Rusak Pasca Demo TNTN, Ini Kata Netizen dan Masyarakat Pekanbaru, Kapolda Riau Juga Ikut Meradang
Beritaharian.co.id, Pekanbaru - Ribuan warga dari Kabupaten Pelalawan, Riau, melakukan demonstrasi di kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Rabu (18/6/2025).
Demo ini dilakukan sebagai bentuk menolak relokasi dari kawasan hutan lindung Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan.
Terpantau, sejumlah ruas jalan di sekitaran Kantor Gubernur Riau di penuhi sampah berserakkan dan tanaman rusak akibat demo masyarakat yang menolak di relokasi dari kawasan hutan TNTN.
Gambar sampah berserakkan dan tanaman kota rusak tersebut tersebar di media sosial Tiktok.
Pada akun @INHUFOLKS dipenuhi komentar negatif oleh netizen.
Seperti disebutkan pemilik akun @D74m41 ia menyebutkan "jangan kan taman patung zapin yg kecil rusak taman nasional aj ke ratakan".
Kemudian dari akun @Tika juga mengatakan "dari situ saja kita sdh bisa ambil contoh bosqu, sedangkan tanaman yg sengaja di tanam saja mereka bunuh tanfa bertanggung jawab.
apa lagi hutan yg jauh dari pantauan petugaa.
Komentar lainnya juga @odiodi:maaf ya pak bu, kami kali ini berpihak ke TNTN, karena hutan ini warisan pak bu, kita manusia ga berhak atas tanah satwa ini, tolong mengertilah kita kita ini terlalu rakus, mereka diganggu ga pernah berisik, hanya bisa menyingkir, sekarang ngerasain kan apa yang mereka rasain? bapak ibu masi enak bisa bersuara update disosmed, satwa satwa kita? terpukul mundur pak bu ???????? syukurlah di stop, kalau di biarkan sehabis apa hutan lindung kita untuk kebutuhan pribadi"
Selanjutnya, rasa kekecewaan juga datang dari masyarakat Kota Pekanbaru Soleh ketika sedang melintas di jalan Sudirman, ia menyanyangkan tindakkan oleh para pendemo.
"Gara-gara mereka hari ini kota kita jadi kotor, seharusnya bisa menjaga kebersihan, mereka pulang sampah dimana-mana,"jelas Soleh.
Soleh juga menyampaikan, pendemo juga merusak tananam berada di depan Kantor Gubernur Riau.
"Lihat tu pak, tanaman rusak habis di injak-injak, tak habis pikir saya, saya juga berpikir hutan aja habis mereka babat, apalagi tanaman disini, sangat miris,"tutupnya dengan nada kesal.
Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan juga meradang melihat sampah berserakan dan taman kota Pekanbaru rusak pasca massa aksi yang berdemo menolak relokasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)
"Kalian minta keadilan, tapi taman dirusak saat demo, sampah bertebaran di mana-mana. Walikota sudah berusaha mempercantik kota, malah dirusak," ucap Kapolda melalui pengeras suara dengan kesal.***red/rfm