Truk Tangki Rombongan Petugas BPBD Pekanbaru Serempet Taksi Online Di Jalan Arifin Ahmad, Diduga Kabur Dan Tak Tanggung Jawab
Beritaharian.co.id, Pekanbaru – Satu unit truk tangki berpelat nomor B 9087 TMA yang diduga milik rombongan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, terlibat insiden kecelakaan ringan dengan sebuah mobil taksi online di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Jumat (31/10/2025).
Menurut keterangan pengemudi taksi online bernama Yudi, truk tangki tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan terlihat ugal-ugalan di jalan raya tanpa menyalakan sirine atau memberikan tanda peringatan apa pun.
“Saya berada di lajur kanan, sementara truk BPBD itu di belakang, di lajur kiri. Tiba-tiba saja dia masuk ke jalur saya tanpa lampu sein atau klakson, lalu menyerempet bodi kiri mobil saya. Bukannya berhenti, mereka malah kabur begitu saja,” ungkap Yudi.
Yudi mengaku sempat membunyikan klakson dan memberi lampu dim untuk menghentikan truk tangki tersebut. Namun, rombongan truk BPBD itu justru terus melaju kencang.
“Beberapa petugas yang berdiri di pijakan truk malah melambaikan tangan, seolah tidak terjadi apa-apa. Mereka tetap melaju di jalur kiri dan membahayakan pengguna jalan lain. Anehnya, truk itu tidak menghidupkan sirine sama sekali,” tambahnya.
Atas kejadian itu, Yudi menuntut agar pihak BPBD Pekanbaru bertanggung jawab atas kerugian yang dialaminya akibat kerusakan mobil.
“Mereka seharusnya lebih berhati-hati dan mempersiapkan perangkat peringatan darurat bila memang sedang bertugas. Kalau yang diserempet itu pengendara motor, bisa saja menimbulkan korban jiwa. Saya berharap BPBD Pekanbaru bersikap profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pekanbaru, Iwa Gemino, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait insiden tersebut.
“Kami sudah menerima informasi itu. Saat ini Kepala Seksi Kedaruratan sedang menindaklanjutinya. Silakan menghubungi langsung yang bersangkutan untuk keterangan lebih lanjut,” ujar Iwa singkat.
Insiden ini menimbulkan perhatian masyarakat sekitar yang berharap agar instansi pemerintah juga tetap menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.***red/rfm
Rezky FM