Delegasi Korea Selatan Tinjau Potensi Investasi di Riau

May 8, 2025 - 09:39
 0
Delegasi Korea Selatan Tinjau Potensi Investasi di Riau

Beritaharian.co.id, PEKANBARU - Presiden World Culture Exchange Federation (WCEF) Korea Selatan Prof Dr GM Young Jin Hwang bersama rombongan anggota parlemen dan pengusaha Korea akan melakukan kunjungan kehormatan ke Provinsi Riau pada 24–28 Mei 2025. 

Kunjungan bertujuan meninjau langsung kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di Riau, sekaligus menjajaki peluang investasi di berbagai sektor strategis.

Kedatangan delegasi Korea ini bakal disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda diplomasi budaya dan ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan yang kian intensif dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami datang ke Riau dengan semangat persahabatan dan kerja sama. Ini adalah langkah awal untuk menjalin hubungan yang lebih erat, khususnya dalam pertukaran budaya dan peluang investasi,” ujar Prof Dr GM Young Jin Hwang.

Rombongan dari Korea Selatan terdiri dari tujuh orang yaitu Young Jin Hwang sendiri, kemudian Prof Dr Shin Jong Lee dari World Kukmuwon, Dr Sang Youn Choi dari Hankang E&C Co.Ltd, Dr Su Jin Cheon dari World Culture Exchange Federation, Prof Dr Dong Seob Song dari Shoutheast Health University, Prof Dr Yeo Jin Yoon dari Korea Internet Reporters Association, Dr Dong Ho Choi dari Doboz Co.Ltd.

Salah satu agenda penting dalam kunjungan ini adalah peninjauan langsung terhadap lokasi lahan seluas 10 hektare yang disiapkan untuk rencana kerja sama investasi. Lokasi tersebut diproyeksikan untuk pembangunan pusat industri kecil menengah berbasis pertanian terpadu dan teknologi ramah lingkungan.

Selain itu, delegasi juga mengunjungi lokasi potensial untuk bisnis budidaya ayam broiler. Dalam tinjauan tersebut, para pengusaha Korea berdiskusi langsung dengan pelaku usaha peternakan lokal dan melihat infrastruktur yang tersedia.

Menariknya, rombongan WCEF juga menyempatkan diri mengunjungi Yayasan Pondok Pesantren At-Tafsiriyah Riau. Di sana, mereka disambut oleh para santri dan pimpinan pesantren, serta berdiskusi tentang peran pendidikan Islam dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing global.

Agenda budaya lainnya adalah kunjungan ke Dinas Kebudayaan Provinsi Riau serta partisipasi dalam pertemuan adat dan budaya yang digelar bersama Forkopimda dan para tokoh adat Melayu.

Dalam pertemuan itu, para delegasi Korea disuguhi persembahan tari dan prosesi adat Melayu, sekaligus mendapatkan pemaparan tentang nilai-nilai falsafah budaya Riau.

Diskusi Kerja Sama dan Kunjungan Bersejarah

Sebagai bagian dari misi ekonomi, delegasi Korea juga akan bertemu dengan perwakilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pelalawan. Dalam pertemuan itu, dibahas kemungkinan kerja sama dalam sektor energi terbarukan, pengolahan hasil pertanian, serta pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Delegasi pun dijadwalkan mengunjungi dua situs bersejarah penting di Riau: Istana Sayap Pelalawan dan Istana Siak Sri Indrapura. Kunjungan ini bertujuan memperkenalkan sejarah Kesultanan Melayu Riau yang memiliki jejak diplomasi dan peradaban tinggi pada masa lampau.

Sebagai inti kunjungan, akan digelar diskusi strategis bersama Pemerintah Provinsi Riau. Dalam forum tersebut, kedua belah pihak akan merumuskan kerangka kerja awal kerja sama lintas sektor, termasuk teknologi, pendidikan, pertanian, peternakan, dan pariwisata.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret untuk mempererat hubungan antara Riau dan Korea Selatan, serta membuka pintu bagi investasi yang inklusif dan saling menguntungkan.***red/rls

Sumber : Riauraya