Petugas Damkar Pelalawan Kesal Mobil Pemadam Habis Minyak, Kadis : Kami Beli Sendiri dan Patungan
Beritaharian.co.id, Pelalawan - Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pelalawan merasa kesal, pasalnya Mobil Pemadam yang senantiasa membantu masyarakat dilaporkan kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) ketika sedang memadamkan Api.
Informasi itu disampaikan salah satu Petugas Damkar Pelalawan NCO (Nama Dirahasiakan), mendadak ia mengungkapkan Kepala Dinas kurang perhatian kepada bawahannya.
"Kesal kami Bang, Kadis ni tak peduli, kami dibawah ini dibiarkan saja, dan hari ini habis minyak kami, tadi untungnya dibantu pemilik gudang 5 liter, terkendala kerja petugas untuk membantu masyarakat," ungkap NCO kepada Beritaharian.co.id, Senin (03/02/2025).
Sebetulnya, keluh NCO sudah banyak unek-unek Petugas Damkar Pelalawan ini.
"Banyak unek-unek kami bg, soal Operasional, ditambah lagi pak Kadis jarang masuk kantor Bang, jadi macam mana kami mau koordinasi, sementara keputusan dia yang menentukan,"keluhnya.
Harapan NCO, kepada Bupati Pelalawan H Zukri, SE memberi teguran keras kepada Kepala Dinas Pemadam Kebakaran tersebut.
"Bupati harus tau Bang, dalam sekali kondisinya, saya tak takut sama sekali, jika dibiarkan berlarut-larut akan banyak kendala kedepannya, Damkar Unit Reaksi cepat Bang, jadi harus Fast Respon," harapnya.
Untuk diketahui petugas dan beberapa unit mobil pemadam telah dikerahkan untuk memadamkan Api pada sebuah gudang Palet di Jalan Lingkar Kelurahan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan, pada Senin malam (03/02/2025).
Kemudian, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pelalawan I lewat pesan singkat Whatsapp menjelaskan, terkait itu ia menerangkan bahwa dengan kondisi anggaran daerah saat ini ia membeli BBM mengunakan dana talangan.
"Ketika kebakaran kemarin mobil pemadam itu tidak penuh minyaknya, itupun hanya satu mobil, unit lain tak ada kendala, untuk diketahui anggaran saat ini belum bisa digunakan, itu saja kami talangan dengan dana sendiri untuk beli BBM, patung-patungan, kita memaklumi kondisi keuangan ! saat ini tidak baik-baik saja,"jelasnya singkat.***red/rfm
Rezky FM