Terpisah Dari Induknya, BKSDA Riau Selamatkan Anak Gajah Di Kampar
Beritaharian.co.id, Pekanbaru - Balai Besar KSDA Riau melakukan penyelamatan anak Satwa Gajah Sumatera yang tersesat di kebun Sawit warga di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar pada 10 Maret 2025 lalu
Dalam siaran persnya Kepala Balai Besar KSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut., M.M menyampaikan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat sehari sebelumnya, anak satwa Gajah Sumatera ditinggalkan oleh induknya yang terus bergerak menjauh bersama dengan kelompok gajah lainnya.
"Anak Gajah Sumatera yang ditinggalkan tersebut diperkirakan berusia sekitar 2 bulan dan berjenis kelamin jantan," jelas Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut., M.M, Senin( 17/03/2025).
Dikatakan Genman, Hasil pemeriksaan fisik pada satwa menunjukkan kondisi yang sehat namun masih belum bisa mengkonsumsi makanan kecuali susu.
"Anak Gajah Sumatera segera dievakuasi oleh tim dari unit penyelamat satwa liar Balai Besar KSDA Riau ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas,"kata Ganmen.
Menindaklanjuti Anak Gajah itu, Genman menyebutkan tim memutuskan hal ini agar kesehatan satwa dapat diobservasi setiap hari secara intensif, mengingat usianya yang masih bayi sehingga sangat riskan terserang penyakit.
"Keberadaan satwa anak Gajah Sumatera yang terpisah dari induk dan kelompoknya juga berpotensi memunculkan interaksi negatif dengan manusia maupun satwa liar lainnya,"sebutnya.
Kemudian, terang Genman Satwa tersebut akan dirawat sementara di PLG Minas.
"Selanjutnya tim dari unit penyelamat satwa liar Balai Besar KSDA Riau tetap berupaya untuk mencari induk dan kelompoknya agar satwa tersebut dapat segera dilepasliarkan kembali dan bergabung dengan kelompok di habitat alaminya,"tutupnya.***red/rfm/rls