Kabar Bahagia, Gajah Sumatera Telah Lahir di Taman Wisata Alam Buluh Cina

Nov 13, 2024 - 05:10
Nov 13, 2024 - 05:12
 0
Kabar Bahagia, Gajah Sumatera Telah Lahir di Taman Wisata Alam Buluh Cina
Foto Dok Istimewa (BKSDA RIAU)

Beritaharian.co.id, Pekanbaru - Sekira Pukul 00.50 WIB pada Senin 04 November lalu, di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina Kabupaten Kampar Provinsi Riau  telah lahir anak Gajah Sumatera jenis kelamin Betina dengan estimasi berat badan 104 kilogram, lingkar dada 112 centimeter, dan tinggi bahu 83 centimeter.

Dalam siaran persnya Kepala Balai Besar KSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut., M.M menyampaikan Anak Gajah tersebut lahir dari perkawinan alami antara Gajah Jantan bernama "Robin" usia 25 tahun dan Gajah Betina bernama "Ngatini" usia 24 tahun. 

"Gajah "Robin" merupakan hasil penyelamatan anak gajah yang terpisah dari induknya pada tahun 2005 di Rokan Hulu. Gajah "Ngatini" diperoleh dari hasil evakuasi Gajah Konflik tahun 2005 di Desa Bencah Kelubi, Tapung, Kabupaten Kampar," Kepala Balai Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut., M.M, Rabu, (12/11/2024)

Kedua Gajah tersebut dipindahkan dari PLG Minas menjadi bagian dalam mengisi biodiversitas di TWA Buluh Cina pada tahun 2017.

Saat ini, TWA Buluh Cina telah ditetapkan sebagai Unit Konservasi Gajah berdasarkan Keputusan Dirjen KSDAE No. 186 Tahun 2024 tentang Unit Konservasi Gajah Taman Wisata Alam Buluh Cina.

Kondisi anak Gajah tersebut dalam kondisi sehat dan sudah aktif menyusui dengan treatment yang diberikan berupa pemberian vitamin pada induk Gajah yang pasca melahirkan juga dalam kondisi sehat.

Dikatakan Genman, Dokter Hewan dan Tim Medis Balai Besar KSDA Riau saat ini terus melakukan perawatan dan pemantauan anak Gajah tersebut beserta induknya untuk memastikan pertumbuhan dan kesehatan satwa Gajah Sumatera.

"Kelahiran anak Gajah ini merupakan bentuk komitmen serius Balai Besar KSDA Riau dalam berupaya untuk melestarikan Gajah Sumatera di Indonesia," tutupnya.***red/rfm